PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah penumpang kapan yang berangkat liburan saat Natal dan Tahun Baru ini diprediksi menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Manager Lapangan PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Kumai, Firman Dandy, Senin, 14 Desember 2020, memprediksi untuk liburan nataru tahun 2020 diperkirakan terjadi penurunan penumpang sekitar 10 persen dari 2019.

"Tahun 2019 kemarin penumpang yang rata-rata berasal dari Indonesia bagian timur yaitu Flores dan Kupang. Biasanya berangkat menuju dua pelabuhan transit, yaitu Surabaya berkisar 1.300 orang, dan pelabuhan Semarang sekitar 3.100 orang. Dari dua pelabuhan tersebut penumpang bakal melanjutkan perjalanan lagi menuju wilayah Indonesia Timur," jelas Firman Dandy.

Namun, menurut Firman lantaran jauh dan lamanya perjalanan yang biasanya memakan waktu seminggu, maka penumpang berangkat pada awal bulan Desember.

"Kemarin penumpang KM Awu yang rute perjalanannya menuju Indonesia timur sekitar tanggal 5 dan 7 Desember sudah berangkat, dengan penumpang dalam satu kali keberangkatan berjumlah 600 orang. Artinya dengan keberangkatan ini, penumpang yang bakal berangkat mudik ke kampung halaman mungkin akan berkurang pada tanggal yang mendekati Natal," jelas Firman Dandy.

--page

Terlebih, lanjut Firman Dandy, saat ini dalam setiap kali keberangkatan, pembatasan jumlah penumpang waib dilakukan.

"Sehingga bila pada kondisi normal dalam satu kali keberangkatan bisa mengangkut aekitar 500 penumpang, pada masa pandemi ini hanya bisa mengangkut sekitar 350 penumpang. Walau demikian, untuk angkutan barang seperti sembako masih normal," jelas Firman Dandy. (WAHYU KRIDA/B-11)