PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penyedia jasa angkutan kapal terus berupaya mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Salah satunya seperti mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan di kapal, terutama menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Manajer PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Kumai, Firman Dandi mengatakan, sejak awal pandemi covid-19, pihaknya telah mengikuti regulasi pemerintah untuk membantu memutus mata rantai penyebarannya.

"Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan, ada pembatasan untuk penumpang. Kemudian, calon penumpang wajib rapid test dengan hasil non reaktif, barulah diizinkan melakukan check in," kata Firman, Senin, 14 Desember 2020.

Pihaknyajuga memasifkan imbauan dan sosialisasi pencegahan penularan covid-19 melalui pamflet, spanduk, dan video peragaan.

"Imbauan tentang protokol covid-19 terus kami gaungkan, bahkan ada video produksi dari kami yang kita putar berulang-ulang di terminal penumpang maupun kapal. Hal tersebut sebagai edukasi agar penumpang beradaptasi dengan kebiasaan baru," tuturnya.

Kemudian, di atas kapal juga penumpang diatur jaraknya, baik di kursi maupun tempat tidur. Untuk itu, ada pengurangan kuota penumpang dari sebelumnya.

--page

"Meski ada pengurangan kuota penumpang, namun tarif tiket tetap tidak ada penaikan. Kita semua berharap wabah ini segera berlalu, sehingga aktivitas dapat kembali normal," pungkasnya. (DANANG/B-11)