TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pabung Kodim 1012 Buntok, Mayor Inf Tubagus Abdul Halim menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan saat menjadi narasumber dalam kegiatan sertifikasi uztadz dan ustadzah yang digelar oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia atau BKPRMI Kabupaten Barito Timur, Senin, 14 Desember 2020.

Ketika menyampaikan materi, Tubagus mengungkapkan tentang pentingnya wawasan kebangsaan bagi ustadz dan ustadzah sehingga kelak memahami sejarah bangsa Indonesia dan berorientasi pada NKRI serta meneruskan pemahaman yang sama kepada santri atau murid-muridnya.

"Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Tubagus di aula Hotel Ade Tamiang Layang.

Dia berpendapat, ada beberapa poin yang dapat dipetik dalam wawasan kebangsaan. Pertama, rasa kebangsaan merupakan rasa atau kesadaran yang tertanam secara alami dalam diri seseorang, dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kedua, paham kebangsaan adalah suatu pemahaman akan arti rasa cinta negara dan kesetiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," lanjutnya.

--page

Sedangkan yang terakhir, kata Tubagus, semangat kebangsaan merupakan suatu jiwa yang membara dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat Kebangsaan juga bisa disebut nasionalisme dan nasionalisme itu sendiri merupakan rasa cinta terhadap tanah air.

Menurutnya, pemahaman tersebut yang harus selalu dipahami oleh ustadz dan ustadzah sekaligus ditransferkan kepada santri yang dididik sebagai generasi penerus bangsa. "Ini menjadi bekal mereka kelak sebagai pemimpin masa depan bangsa Indonesia," tandasnya.

Seperti diketahui, BKPMRI menggelar sertifikasi bagi 233 ustadz dan ustadzah se Kabupaten Barito Timur yang dibagi dalam 4 sesi sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan. (BOLE MALO/B-6)