SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, menemukan sejumlah persoalan di gedung baru asrama mahasiswa Kotim di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Salah satunya gedung tersebut belum bisa dimanfaatkan lantaran bangunan itu banyak masalah. Ketika meninjau langsung ke asrama, Komisi I melihat dan menerima langsung keluhan dari mahasiswa yang menggunakan asrama mahasiswa itu.

Adapun keluhan itu di antaranya, keberadaan kamar mandi yang tidak bisa digunakan, demikian pula dengan toilet (WC) yang ternyata buntu.

Rombongan Komisi I yang ikut dalam peninjauan itu di antaranya Ketua Komisi I, Agus Seruyantara, Rimbun, SP Lumban Gaol, Hendra Sia, Sutik dan dipimpin Wakil Ketua Rudianur. 

Menurut Rimbun, bangunan itu baru saja dibangun tahun 2020. Sayangnya, oleh pihak rekanan, bangunan itu tidak dibersihkan dan bahkan terkesan tidak sesuai dengan harapan.

--page

"Bangunan itu tidak dibersihkan setelah aktivitas tukang, WC buntu, plafon rusak," kata Rimbun, Selasa, 15 Desember 2020

Menurut Rimbun, ini akan menjadi rekomendasi mereka kepada Pemkab Kotim agar sesegera mungkin diperbaiki oleh pihak rekanan.

Rimbun menyesalkan pembangunan itu dilakukan demikian. Harusnya, pihak rekanan memastikan item bangunan itu sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam dokumen kegiatan.

"Sepulang dari asrama ini, kami akan panggil Pemkab untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan asrama kita supaya bisa segara dimanfaatkan dan digunakan oleh adik-adik mahasiswa yang mengejar ilmu di Banjarmasin," tandasnya. (NACO/B-7)