BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasangan suami istri yang membawa jasad anaknya ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Km 12 Kota Palangka Raya menggunakan sepeda motor viral di media sosial.
Dari video yang beredar, pasangan suami istri membawa jasad bayi itu dikawal sebuah sepeda motor di depannya. Motor di depan itu menjadi penunjuk jalan seraya membawa bendera fardhu kifayah.
Informasi terhimpun, cerita memilukan pasangan suami istri asal Pujon, Kabupaten Kapuas itu berawal saat sang istri menjalani persalinan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
Namun bayi mungil yang merupakan anak pertama mereka itu meninggal dunia pada Senin malam, 14 Desember 2020 sekitar pukul 23.00 WIB.
Seusai dimandikan di ruangan Kamboja RS dr Doris Sylvanus Palangka Raya, jasad bayi tersebut dibawa orangtuanya untuk dimakamkan.
Jasad anaknya terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor karena tidak memiliki uang untuk membayar biaya transportasi mobil ambulans.
--page
"Saya tidak memiliki cukup uang untuk biaya mobil ambulans. Terpaksa saya menggunakan sepeda motor," kata orangtua bayi itu saat ditemui Selasa, 15 Desember 2020.
Dia mengungkapkan, anaknya sempat 2 hari menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya hingga akhirnya meninggal dunia. (PARLIN TAMBUNAN/B-11)








