BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Sukamara belum menerima jumlah data penerima bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) gelombang kedua dari kementerian.
"Untuk bantuan dari Kementerian Koperasi tahap pertama sebagian sudah cair, untuk penerima tahap dua kita belum menerima data berapa yang mendapat program ini," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Sukamara, Ilham Massora, Selasa 15 Desember 2020.
Penyaluran bantuan akan dilakukan oleh pihak bank langsung, tidak melalui dinas, sehingga dinas tidak mengetahui pasti siapa-siapa saja masyarakat yang menerima bantuan Rp 2,4 juta tersebut.
"Kita tugasnya hanya menyerahkan berkas UMKM yang mengajukan permohonan, jadi kita masih menunggu dari Kementerian melalui BRI," ujarnya.
Ilham menambahkan untuk penerima bantuan tahap pertama sebanyak 800 UMKM dan tahap kedua yang mengajukan berkas cukup banyak yakni 2000 warga.
--page
"Harapan kita dengan adanya bantuan ini bisa membantu UMKM kita yang mungking mengalami kendala karena ikut terdampak covid-19, mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)








