BORNEONEWS, Sampit - Vaksin Covid-19 sudah masuk ke Indonesia, namun vaksin tersebut belum bisa disalurkan karena masih dalam tahap pemeriksaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pusat.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah mengharapkan, jika nanti vaksin Covid-19 sudah disalurkan ke Kotim agar diprioritaskan terlebih dahulu untuk tenaga kesehatan.
"Mengingat Kotim termasuk salah satu daerah yang akan disalurkan vaksin Covid-19, sehingga yang paling penting untuk tahap awal pemberian vaksin diprioritaskan bagi tenaga kesehatan," sebut Riskon, Rabu 16 Desember 2020.
Menurut Riskon, aktivitas yang beresiko tinggi terpapar Covid-19 ialah tenaga kesehatan. Selain itu juga aparat keamanan, setelah itu barulah masyarakat umum.
Dia berharap dengan adanya vaksin ini pandemi Covid-19 nanti bisa cepat berlalu selain itu berita gembira ini bisa segera terealisasi sehingga vaksin Covid-19, seperti yang diberitakan bisa cepat terdistribusi di masyarakat Kotim.
--page
"Kita doakan bersama agar vaksin Covid-19 ini bisa menjadi solusi dari pandemi Covid-19 yang berlangsung kurang lebih 10 bulan terakhir ini," tegasnya.
Sehingga ujarnya, aktivitas masyarakat bisa kembali normal, anak-anak yang sudah rindu dengan para gurunya bisa bersekolah bersama teman-teman sekolahnya, serta para wirausaha yang terdampak Covid-19 bisa kembali berusaha seperti sedia kala. (NACO/B-5)








