BORNEONEWS, Sampit - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menilai, kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan saat pemilihan kepala daerah atau Pilkada, cukup baik.
"Pelaksanaan protokol kesehatan pada pilkada kemarin cukup baik. Mudah-mudah tidak ada muncul klaster baru dari agenda besar pesta demokrasi tersebut," ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim, Multazam, Rabu, 16 Desember 2020.
Pelaksanaan Pilkada Kotim, turut mendapat pengawasan dari Satgas Covid-19 Kotim. Terutama saat pemungutan suara pada tanggal 9 Desember 2020 kemarin.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan. Seluruh sarana dan prasarana pencegahan penularan covid-19 digunakan dengan biak di setiap tempat pemungutan suara (TPS).
"Warga, khususnya para pemilik hak suara, sudah disiplin dalam mematuhi aturan pemungutan suara di tengah pandemi Covid-19," kata Multazam.
--page
Meskipun begitu, terdapat cacatan kecil dalam hal penggunaan masker oleh petugas TPS, yang sesekali menurunkannya ke dagu. Serta alat cucui tangan yang tersedia tidak banyak digunakan warga karena warga lebih memilih untuk menggunakan handsanitizer.
Sementara itu, pelaksanaan Pilkada Kotim sendiri sudah sampai pada tahapan pleno di tingkat kabupaten. Saat ini, tinggal menunggu pelantikan dari pemenang Pilkada Kotim 2020. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








