PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus meningkatkan pembangunan infrastruktur, sebagai upaya menunjang sektor pariwisata di wilayah pesisir Kecamatan Kumai. Salah satunya yaitu, akan dibangunnya jalan penghubung dari kota menuju desa pesisir hingga ke Desa Sebuai.

Disampaikan oleh Anggota DPRD Kobar dari Fraksi Partai Nasdem H. Dicky Zulkarnaen, bahwa pemerintah akan mulai mewujudkan pembangunan jalan mulai dari desa Kumpai Batu Atas hingga tembus ke Desa Sebuai, Kecamatan Kumai pada tahun 2021. Itu sesuai dengan anggaran yang telah disepakati.

"Jalan baru yang menghubungkan ke wilayah pesisir, sangat berpengaruh pada semua aspek kehidupan masyarakat di desa pesisir, baik itu sektor pariwisata dan juga perekonomian masyarakat, karena semua terkoneksi, dengan demikian akan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat," kata Dicky Zulkarnaen, Rabu, 16 Desember 2020.

Menurut Dicky, Kobar memiliki objek wisata pantai yang luar biasa, hanya perlu pendukung infrastruktur. Sehingga kebijakan pemerintah dalam membangun jalan ini dinilai sangat pas, sehingga mampu mendongkrak sektor wisata di pesisir.

"Jadi, pada saat kami melakukan reses ke daerah pesisir, masyarakat menyampaikan aspirasi perihal penyelesaian infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah pesisir ke kota Pangkalan Bun, dengan demikian jarak tempuh akan lebih dekat," ungkapnya.

--page

Sebab selama ini lanjut Dicky, masyarakat pesisir untuk sampai ke kota Pangkalan Bun saja harus menempuh 2 jam lebih, padahal ada jalur baru yang lebih dekat. Jarak tempuh yang jauh itu berdampak  pada semua sektor. 

Peningkatan infrastruktur jalan di kawasan pesisir, sejalan dengan visi dan misi Pasangan Nurani (Nurhidayah - Ahmadi Riansyah) yang memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata, sebab di Kobar bukan saja memiliki objek wisata Taman Nasional Tanjung Puting, tetapi banyak destinasi wisata yang menarik untuk di kunjungi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. 

"Setelah infrastruktur telah terhubung, tinggal pemerintah daerah gencar mempromosikan destinasi wisata pantai yang kita miliki, bila perlu, jadikan dalam satu paket perjalanan wisata, setelah berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting, bisa langsung menikmati keindahan pantai," tuturnya. (DANANG/B-7)