BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie Anderson mengaku prihatin terhadap peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kotim yang semakin meningkat.
Ia berharap untuk menekankan ini tidak cukup hanya dilakukan melalui Satgas Percepatan penanganan Covid setempat tetapi juga harus diikuti perilaku masyarakat yang sadar dan patuh terhadap protokol kesehatan.
“Saya terima informasi jika penampungan untuk pasien Covid-19 ini sudah hampir penuh. Dan saat ini mungkin akan diarahkan untuk ke asrama haji sebagai tempat untuk pasien yang diisolasi itu tadi," katanya, Kamis, 17 Desember 202
Artinya kata dia ini peningkatan kasus di daerah ini sangat signifikan bahkan bisa saja nanti tempat penampungan pasien tidak ada lagi kalau kesadaran sebagai masyarakat masih rendah.
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan juga jika kondisi ini hendaknya bisa berakhir dengan adanya kabar baik bahwa akan ada vaksin yang diberikan kepada masyarakat secara gratis.
--page
Dengan adanya vaksin itu nantinya diharapkan bisa meredam penularan dan mengakhiri penyebaran wabah Covid-19 di Kotim itu sendiri.
“Semoga dengan adanya vaksin nanti bisa menjadi penyelesai masalah Covid yang memang bisa dikatakan sudah membuat kita ini babak belur semua,” tandasnya. (NACO/B-5)








