SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Tambak udang masyarakat Desa Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara binaan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dan DKP Sukamara menggelar panen perdana udang vaname. 

Dari 3 kolam tambak dengan ukuran sebesar 30x30, udang vaname yang dipanen Bupati Sukamara, Windu Subagio bersama masyarakat mencapai 10 ton.

"Sebenarnya di usia 90 hari sudah dipanen, karena tadi rencananya untuk menunggu Presiden panen perdana pada tanggal 27 Desember, dan informasinya beliau datang Februari mendatang, sehingga ini kita panen," kata Wabup Sukamara, H Ahmadi, Sabtu, 19 Desember 2020.

Ahmadi melanjutkan, dengan sumber daya alam yang begitu besar, hanya kolam dengan ukuran 30x30 bisa menghasilkan 3 ton udang vaname.

"Karena usia panen lebih 10 hari, karena usai panen 100 hari sehingga size undang menjadi lebih besar, dan hasil dari 3 kolam tersebut semuanya sekitar 10 ton," ujarnya.

--page

Melihat hasil panen dari bahwa tiga kolam sebagai pilot project, bimbingan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara terhadap budidaya udang kepada masyarakat dinilai sukses.

"Udang vaname dengan ukuran size 27 ekor perkilonya  harganya mencapai Rp 95 ribu, dan ini diterima di Kecamatan Pantai Lunci, bayangkan dengan jumlah 10 ton yang sudah dipanen berapa nilai," tutup Ahmadi. (NORHASANAH/B-5)