BORNEONEWS, Sampit - Sebuah kapal, KLM Armada Bahari Mulya dengan membawa 6 anak buah kapal (ABK) termasuk nahkoda yang berangkat dari Gersik tenggelam di Laut Jawa pada Rabu, 16 Desember 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.
Beruntung, 6 crew kapal tersebut berhasil diselamatkan oleh sejumlah awak kapal kargo yang saat itu berangkat dengan tujuan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Alhamdulilah 6 crew kapal tujuan Kendawangan diselamatkan oleh kapal kargo, yang saat itu melintas di dekat rakit yang mengapung di tengah laut," ujar Rasyid, perwakilan pihak agen kapal di Sampit, Sabtu, 19 Desember 2020.
Ke-6 crew kapal tersebut tiba di muara Sungai Mentaya, Kotim pada Jumat, 18 Desember 2020 sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah itu, langsung dibawa ke Desa Ujung Pandaran naik kelotok. Selanjutnya diperiksa kesehatannya di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
"Kondisi mereka sehat, saat ini sudah dipulangkan," singkat Rasyid.
--page
Dari informasi yang dihimpun Borneonews.co.id, kapal tenggelam tersebut berangkat dari Gresik pada Senin, 14 Desember 2020. Saat itu cuaca di laut dalam keadaan bagus.

Namun, pada Rabu 16 Desember 2020. Tiba-tiba angin kencang dan ombak besar menghantam kapal tersebut. Sehingga air terus masuk ke dalam ke dalam kapal. Pompa air yang ada tidak mampu mengurasnya.
Karena kondisi tersebut, para crew kapal memutuskan untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan rakit, sebelum kapal tersebut habis tenggelam.
Beruntungnya, keenam crew tersebut bertemu salah satu kapal kargo tujuan Sampit. Sehingga mereka diselamatkan dan dihubungkan dengan perwakilan agen di Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








