SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie Anderson dengan terpaksa tahun ini meniadakan perayaan Natal ataupun open house 25 Desember 2020.

Ia awalnya berencana untuk melaskanakan namun karena kondisi wabah Covid-19 belum berakhir maka niat itu diurungkan.

Rinie memilih untuk patuh kepada anjuran pemerintah untuk menghindari adanya kerumunan masa, karena kondisinya seperti sekarang ini. Wabah Covid-19 terus bertambah sehingga tidak ada kegiatan open house ataupun sejenisnya.

"Kita khawatir akan muncul klaster baru nantinya karena kegiatan," ucapnya, Senin 21 Desember 2020.

Menurut politisi PDIP itu untuk memutus mata rantai penularan lokal ini memang harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

--page

Bahkan silaturahmi harus dihindari secara langsung namun alangkah baiknnya dilakukan secara virtual.

"Memang berat tahun ini. Sehingga kita memang harus meniadakan kegiatan silaturami segala macam yang biasanya kami gelar, ini semata-mata untuk kebaikan bersama untuk memutus penularan dan klaster baru," tukasnya.

Rinie mengakui pihaknya terus memantau perkembangan wabah Covid-19 itu. Menurutnya dari grafik perkembangan sangat tidak menentu. Kadang jumlah bisa meledak tinggi.

"Kadang angka positif bisa banyak maka dari itu bagaimana kita bersama-sama menekan angka positif itu secara bersama-sama dengan melaksanakan anjuran pemerintah dengan disiplin," tandasnya. (NACO/B-6)