BORNEONEWS, Palangka Raya - Semenjak dikeluarkannya surat edaran tim covid-19 nomor 22, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya telah memberlakukan pemeriksaan rapid test antigen terhadap masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara.
"Rapid Test antigen ini kita berlakukan sejak tanggal 18 Desember 2020 dengan tarif Rp 200 ribu," kata General Manager PT Angkasa Pura II, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Siswanto saat ditemui usai menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Operasi Lilin Telabang 2020 di Polda Kalteng, Senin, 21 Desember 2020.
Tidak hanya di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya saja, kata Siswanto, rapid test antigen tersebut juga sudah diberlakukan di beberapa kota maupun provinsi lainnya.
Pihak Angkasa Pura II Palangka Raya bekerja sama dengan Bandara Soekarno Hatta dan Farmalet juga telah menyiapkan ruangan pemeriksaan bagi penumpang yang ingin melakukan rapid test antigen.
Dia menjelaskan, diberlakukannya rapid test antigen tidak mempengaruhi jumlah penumpang. Justru jumlah penumpang tercatat meningkat.
--page
"Dalam 2 hari ini, jumlah penumpang perharinya mencapai 1700 orang, dan ini menurut kami di angka cukup tinggi, dengan kondisi saat ini. Belum ada penurunan, malahan cenderung meningkat sekitar 2-3 persen," tandasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)








