BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Sosial Barito Timur, Riza Rahmadi mengharapkan kepesertaan BPJS kesehatan terus meningkat hingga seluruh masyarakat setempat memiliki jaminan kesehatan.
"Karena itu, hari ini kami melakukan rapat rekonsiliasi data kepesertaan penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur pada program jaminan kesehatan nasional tahun 2020 bersama BPJS Cabang Muara Teweh dan Banjarbaru," ungkap Riza via sambungan telepon, Selasa, 22 Desember 2020.
Dia mengungkapkan, pada bulan Januari 2020 jumlah warga tidak mampu peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur sebanyak 49.055 jiwa.
"Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pemerintah desa pada bulan Juli, Agustus, September dan Oktober, saat ini tersisa 43.074," paparnya.
Riza menerangkan, berkurangnya jumlah peserta BPJS yang ditanggung oleh pemerintah karena dari hasil verifikasi ada beberapa peserta yang tidak masuk kriteria penerima bantuan. Meski demikian, dia berharap setiap tiga bulan data tersebut terus diperbaharui untuk memberikan kesempatan jika ada warga tidak mampu yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah.
--page
"Kami berharap peran serta pemerintah desa untuk mendata dengan baik jika ada warganya yang terlewatkan sehingga dapat dimasukkan dalam DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) dan ke depan kepesertaan BPJS di Kabupaten Barito Timur bisa seratus persen," (BOLE MALO/B-5)








