BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kabupaten Murung Raya (Mura) merupakan wilayah rawan bencana yang tidak jarang memakan korban jiwa. Bencana seperti tanah longsor, banjir, kebakaran hingga ada warga yang tenggelam di aliran DAS Barito beberapa kali terjadi.
Terkait itu, Bupati Mura Drs. Perdie MA meminta kepada seluruh personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus siaga dan melakukan reaksi cepat apabila terjadi bencana atau ada pemintaan bantuan dari warga.
Meski kata Bupati selama ini dirinya melihat kinerja BPBD sudah cukup baik dan responsif terhadap kondisi yang dialami masyarakat ddan selalu siap siaga membantu tanpa hahrus mendapat komando dan hal iitu tentu patut diapresiasi.
Salah satun contoh seperti melakukan pencarian terhadai korban tenggelam beberapa waktu lalu, dimana BPBD telah melakukan tugas dengan baik bersama sama juga masyarakat sehingga bersyukur kdua korban tenggelam di DAS Barito bisa diketemukan.
“ itu sebenarnya peran dan fungsi BPBD, melayani masyarakat dalam kondisi darurat tanpa pamrih dan itu sudah dilakukan dan patut diapresiasi. Tentu kami berharap kedepan kesigapan dan ketangguhan personil BPBD tetap terus ditingkatkan” kata Bupati, Selasa, 22 Desember 2020.
--page
Dijelaskan bahwa fasilitas BPBD saat ini memang masih terbatas, namun karena memiliki peran dan tuugas penting tentu dirinya akan terus berupaya melengkapi berbagai kkurangan fasilitas termasuk melakukan moderenisasi dan ppenguatan kompetens seluruh personil BPBD.
Karena BPBD dalah salah satu kepanjangan tangan Pemerintah dalam rangka memberikan bantuan terhadap kondisi masyarakat yang dinilai darurat, sehingga harus llebiih dikuatkan kedepan agar lebih optimal lagi dalam memberikan pelayanan. (Trs)








