SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson meminta pemerintah kabupaten mewaspadai munculnya demam berdarah, seiring dengan musim hujan yang tiba.

"Saya antisipasi terhadap wabah itu juga penting. Antisipasi sangat perlu untuk wabah DBD selain Covid-19. Masyarakat juga wajib membersihkan lingkungan sekitarnya dari wadah yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti, apalagi ini sudah musim hujan," kata Rinie, Jumat, 25 Desember 2020.

Ia mengingatkan masyarakat harus mengutamakan pola hidup sehat. Apalagi saat ini pandemi covid-19 masih melanda, ditambah lagi bahaya demam berdarah yang sewaktu-waktu mengintai.

DBD patut diwaspadai masyarakat, mengingat perkembangbiakan nyamuk terjadi semakin tinggi di musim hujan.

Menurutnya, sebagian orang juga mengalami gejala DBD yang terjadi pada masalah pencernaan, seperti mual dan muntah, lalu diikuti rasa tak nyaman pada perut atau punggung. Gejalanya bisa berlangsung selama dua hingga empat hari.

"Kita juga sedang menghadapi wabah Covid-19 jangan sampai masyarakat  dengan lingkungan sekitar, justru muncul lagi wabah baru DBD yang juga berbahaya," pungkasnya.

--page

Ia meminta agar daerah yang pernah terjadi wabah DBD itu jadi perhatian. Paling tidak sosialisasi dari instansi teknis juga berjalan. (NACO/B-11)