PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejak libur Natal dan menjelang tahun baru, aktifitas di Pelabuhan Pangilam Utar, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) cukup lancar. Tidak ada penumpukan penumpang yang terjadi di pelabuhan tersebut.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai Capt Wahyu Prihanto mengatakan, pelaksanaan monitoring angkutan laut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di pelabuhan Panglima Utar, tercatat aman dan terkendali.

"Alhamdullilah sampai saat ini semua penumpang dapat terangkut dengan baik dan lancar, serta tidak ada penumpukan penumpang di pelabuhan," kata Wahyu, Senin, 28 Desember 2020.

Wahyu menuturkan, Pelabuhan Panglima Utar tercatat menjadi pelabuhan dengan jumlah penumpang stabil seperti hari biasa, hal tersebut terpantau dari Posko Natal dan Tahun Baru 2021. Posko ini dimulai sejak 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021.

"Dari data realisasi kedatangan dan keberangkatan kapal di pelabuhan Kumai angkutan laut natal 2020 dan tahun baru 2021 mulai tanggal 18 Sampai tanggal 26 Desember 2020. Penumpang datang dan pergi baru sekitar 2.655 penumpang, artinya tidak ada peningkatan penumpang dan masih seperti hari biasa," ungkapnya.

--page


Sementara itu, untuk memastikan perjalanan orang dengan moda transportasi laut berjalan dengan selamat dan sehat, telah dikeluarkan sejumlah aturan dan petunjuk pelaksanaan perjalan ditengah pandemi Covid-19.

"Penumpang kapal selalu diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan dengan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," tuturnya.

Selanjutnya, terkait dengan adanya cuaca ekstrim akhir - akhir ini, Wahyu juga mengingatkan Nakhoda kapal untuk selalu memperhatikan laporan cuaca dari BMKG dan Maklumat pelayaran yang dikeluarkan Ditjen Perhubungan Laut.

"Kami selalu menghimbau, Nahkoda kapal supaya tetap mengutamakan keselamatan pelayaran, pantau laporan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG sebelum berlayar. Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya. (DANANG/B-7)