BORNEONEWS, Sampit - Warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diimbau agar selalu waspada dengan ular yang masuk ke wilayah permukiman, larena saat ini musim hujan masih berlangsung.
"Di musim hujan seperti saat ini, cukup rawan ular masuk ke permukiman. Bahkan tidak jarang masuk ke rumah," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim, Rihel, Senin 28 Desember 2020.
Dia mengatakan dalam beberapa pekan terakhir. Pihaknya sering mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di rumah mereka di masuki ular. Tidak hanya jenis ular sanca, namun juga ular berbisa seperti king kobra.
Hal itu tentunya patut diwaspadai agar tidak menjadi korban serangan ular, terutama dengan menutup celah-celah lubang di rumah saat malam hari. Atau rumah sedang kosong, sehingga ular tidak bisa masuk.
"Upayakan agar lubang di rumah maupun pintu ditutup agar ular tidak bisa masuk," katanya. Sementara itu dia juga meminta kepada warga agar tidak berupaya menangkap ular tersebut jika masuk ke dalam rumah. Segera hubungi pihaknya, agar dapat segera di evakuasi.
--page
"Kalau tidak profesional jangan lakukan penangkapan. Karena sangat membahayakan," katanya. Dia juga meminta agar masyarakat tidak membuat kandang ternak di dekat rumahnya. Karena bisa mengundang ular-ular tersebut untuk datang. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








