BORNEONEWS, Palangka Raya - Ciber Troops Humas Polda Kalteng telah melakukan pembinaan terhadap para netizen sebanyak 410 orang, semenjak Januari - Desember 2020.
"Kami telah melakukan pembinaan kepada 410 netizen yang kedapatan menyebarkan narasi atau konten berupa berita bohong, ujaran kebencian, pornografi dan bernada SARA," kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan mewakili Kapolda Irjen Dedi Prasetyo saat menggelar press release akhir tahun, Selasa 29 Desember 2020.
Hendra menjelaskan, Ciber Troops Bidhumas Polda Kalteng adalah guna menekan postingan berita bohong dan ujaran kebencian di media sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kamtibmas.
Guna menekan hal itu kata Kabid Humas, pihaknya terus melakukan pembinaan dan sosialisasi serta mengedukasi masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial, seperti di sekolah, kampus maupun kelompok masyarakat.
Sehingga kehadiran Ciber Troops lanjut Hendra, mampu meredam penyebaran berita bohong di media sosial melalui patroli yang terus dilakukan setiap hari di dunia maya.
--page
"Jika mendapatkan isu negatif ataupun ujaran kebencian maka segera kita lakukan antisipasi secara cepat dan tepat. Untuk itu kita selalu mengimbau agar masyarakat untuk menyaring terlebih dulu informasi yang didapat baru mempostingnya di media sosial," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-5)








