BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri menyebutkan keberadaan kapal susur sungai pada objek wisata Danau Sanggu menjadi daya tarik pengunjung wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Tentu saja ini sangat bermanfaat dan membantu Pemkab untuk meningkatkan perekonomian daerah pada sektor pariwisata," kata Eddy Raya Samsuri usai serah terima dan peresmian kapal susur sungai di Desa Sanggu.

Dengan demikian, lanjut dia, pemerintah daerah dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kunjungan wisata pada objek wisata tersebut.

Ia mengatakan, sektor pariwisata dikelola dengan baik, maka memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah khususnya dalam meningkatkan PAD. Termasuk meningkatkan geliat ekonomi masyarakat disekitar destinasi wisata.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada siapapun yang datang ke Buntok supaya bisa berkunjung ke objek wisata Danau Sanggu ini.

--page

Ia pun mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan berupa kapal susur di objek wisata Danau Sanggu ini.

Menurut dia, hal ini menunjukan apresiasi dan komitmen Pemkab Barito Selatan bersama pihak ketiga dalam mendorong perekonomian daerah khususnya pada sektor pariwisata.

"Kami berharap kedepan, kerjasama dan silaturrahmi ini terus berlanjut demi pembangunan sektor pariwisata yang lebih baik lagi di daerah ini," ucap dia.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Barito Selatan yang telah membantu dalam pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten (Ripparkab).

"Saya berharap kita semuanya dapat bergerak bersama dalam membangun sektor pariwisata  diseluruh Barito Selatan ini dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini," kata dia.

--page

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan  Barito Selatan, DR Manat Simanjuntak mengatakan kegiatan ini serahterima kapal susur yang merupakan donasi CSR dari PT Pama tahun 2020.

"Kapal susur yang dibuat dengan anggaran Rp 100 juta ini sebenarnya selesai pada Mei 2020 dan kapal ini digunakan untuk membawa kafilah secara bergantian pada kegiatan MTQ tingkat provinsi dengan rute dari Danau Sanggu ke Danau Malawen," ucapnya.

Karena MTQ dibatalkan lantaran pandemi Corona Virus Disease atau COVID-19, kapal ini tetap dirawat dan diakhir tahun ini pihaknya melaksanakan kegiatan.

"Mudah-mudahan kapal susut dengan nama Pama Raya yang merupakan gabungan dari nama yang mendonasi dan Raya dari nama tengah Bupati Barito Selatan ini bisa jaya raya selama kapal ini bisa digunakan," kata dia.

Menurut dia, kapal ini bisa digunakan masyarakat dan Manat Simanjuntak mengajak kepada seluruh masyarakat Barito Selatan maupun dari luar kabupaten ini bisa datang ke destinasi wisata kabupaten ini, karena di objek wisata ini sudah ada kapal susur yang kapasitasnya hingga 70 orang.

--page

"Sedangkan untuk tiket masuk ke destinasi wisata ini Rp 5 ribu per orang dan bagi yang ingin naik kapal susur Rp 10 ribu per orang," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-7)