KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Akerman Sahidar menghimbau masyarakat untuk berhati-hati membeli terompet yang biasanya banyak dijual saat perayaan tahun baru.

“Terompet bisa saja menjadi media penyebaran virus corona atau Covid-19. Jadi kita harus berhati-hati saat membeli terompet dan tidak perlu dicoba terlebih dahulu,” ujarnya, Rabu 30 Desember 2020.

Terompet yang dijual bisa saja sudah melewati uji tiup baik dari si penjual maupun pembeli yang mengecek suara terompet, apalagi meniup terompet tanpa pelindung dapat membuat bakteri, kuman dan virus dengan mudah masuk ke dalam mulut.

Dia menambahkan, terompet tidak hanya bisa menularkan Covid-19 tapi penyakit menular seperti flu atau pilek, jika digunakan secara bergantian.

Oleh sebab itu, jika masyarakat membeli terompet hendaknya jangan langsung dicoba atau digunakan, tapi didiamkan dan dibersihkan terlebih dulu bagian terompet yang akan  ditiup.

--page

“Lebih baik jika membuat terompet sendiri. Walaupun menyita waktu, namun kebersihan dan keamanan terompet lebih terjamin serta biaya yang dikeluarkan juga lebih murah,” tukasnya. (MAGANG/B-6)