BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye mengatakan bahwa wisata edukasi di Kota Cantik jumlahnya masih minim. Bukan berarti tidak ada, tetapi jumlahnya masih sangat minim dan jarak tempuhnya masih lumayan jauh dari pusat kota.
"Biasanya tujuan wisata edukasi adalah tempat-tempat yang memiliki nilai tambah sebagai sebuah area wisata, seperti kawasan perkebunan, kebun binatang, tempat penangkaran hewan langka, pusat-pusat penelitian dan lain sebagainya. Palangka Raya memiliki itu tapi masih minim," kata Anna pada Kamis, 31 Desember 2020.
Menurut Anna, Palangka Raya memiliki kawasan agrowisata, tempat penangkaran hewan, dan kawasan wisata alam yang sudah cukup baik.
"Turut serta masyarakat dalam menumbuhkan potensi wisata, khususnya wisata edukasi juga sangatlah penting," tambahnya.
Politisi Partai Gerindra ini berpendapat bahwa wisata edukasi harus bisa dikembangkan juga, terutama bagi generasi muda di Kota Palangka Raya.
--page
"Wisata pendidikan yang juga disebut sebagai anjangkarya adalah suatu kegiatan atau perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan, dan juga terdapat aktivitas edukasi atau pendidikan di dalamnya. Akan ada banyak kegiatan wisata edukasi yang bisa dilakukan khususnya bagi anak-anak yang masih membutuhkan pembelajaran akan dunia luar," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-7)








