BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menyebutkan tingkat kepatuhan masyarakat mematuhi imbauan untuk tidak berkumpul dipesta malam Tahun Baru cukup baik.
Politisi Partai Golongan Karya ini berharap ini merupakan awal kepatuhan untuk pelaksanaan protokol kesehatan di daerah.
"Saya lihat sudah cukup baik, di mana pelaksanaan himbauan di malam Tahun Baru sudah berjalan dengan baik dan tertib," ucapnya, Jumat, 1 Januari 2021.
Menurutnya ini artinya sudah memperlihatkan kesadaran begitu baik untuk kebaikan bersama dan kedepannya agar terus dipertahankan.
Sebelumnya pemerintah kabupaten menerbitkan surat edaran saat malam pergantian tahun, di mana dalam penekanannya seluruh tempat usaha sudah harus tutup paling lambat pukul 23.00 WIB.
--page
Pemerintah kabupaten juga melarang kegiatan perayaan pergantian tahun dan kerumunan warga karena rawan memicu penularan Covid-19.
Langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah kabupaten bersama aparat keamanan keamanan dinilai efektif. Jalanan Kota Sampit dan objek wisata yang biasanya dipadati warga saat malam tahun baru, terlihat lengang.
Untuk objek wisata, pemerintah daerah memang telah menutupnya sejak 30 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021. Tujuannya untuk mencegah kerumunan warga saat pergantian tahun karena rawan menyebabkan penularan Covid-19.
Rudianur melihat banyak warga lebih memilih berada di rumah merayakan pergantian tahun dengan keluarga masing-masing.
"Mungkin karena cuaca juga agak hujan jadi tidak ada hal yang menonjol di dalam perayaan malam pergantian tahun," tandasnya. (NACO/B-6)








