PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemilik Klinik Canin, salah satu klinik hewan di Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono menyebut ada peningkatan jumlah hewan peliharaan yang dititipkan pada momen Natal dan tahun baru 2021 dibandingkan saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri di tahun yang sama.

"Kalau dari saat Lebaran kemarin jumlahnya meningkat pada Nataru ini. Karena waktu Lebaran kemarin kan masih awal-awal pandemi Covid-19 jadi jarang yang merayakan Lebaran atau pulang kampung makanya tidak banyak hewan peliharaan yang dititipkan," kata drh Eko kepada Borneonews pada Jumat, 1 Januari 2021.

Menurut drh Eko, bukan hanya saat momen Natal, saat Tahun Baru pun banyak hewan peliharaan yang dititipkan dengan alasan keamanan hewan yang sensitif terhadap suara keras seperti kembang api dan petasan.

"Hewan peliharaan terutama anjing itu kan sensitif sekali terhadap suara yang kencang seperti petasan dan kembang api. Jadi para pemilik yang mau merayakan pergantian tahun seperti tadi malam memilih untuk menitipkan peliharaannya supaya peliharaannya tidak panik dan gelisah saat penyalaan kembang api dan petasan," jelasnya.

Meski ada peningkatan dibandingkan saat Lebaran, drh Eko mengatakan tahun ini jumlah hewan yang dititipkan pada momen yang sama menurun jauh dibandingkan 2019.

--page

"Kalau dari tahun lalu jauh menurunnya, tapi kalau dari saat Lebaran kemarin meningkat. Kalau sekarang kan banyak yang pulang kampung makanya hewannya dititipkan. Cuma kalau dibandingkan tahun 2019, jumlahnya menurun. Artinya masih banyak juga yang peduli dengan Covid-19 ini dan memilih merayakan Natal dan Tahun Baru di Palangka Raya saja," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-6)