BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Norhaini mengingatkan masyarakat agar jangan sampai mencoba-coba menyediakan atau menjual surat keterangan rapid test palsu.
Menurut Norhaini, tingginya biaya pemeriksaan rapid test yang diberlakukan fasilitas kesehatan membuat banyak bertebaran oknum-oknum yang menyediakan layanan pembuatan surat rapid test palsu.
"Bagi penyedia layanan rapid test kami minta agar tidak memanfaatkan keadaaan dengan mengambil keuntungan dari pentingnya hasil rapid tes di masa pandemi saat ini," kata Sekretaris Komisi B DPRD Palangka Raya ini pada Sabtu, 2 Januari 2021.
Tidak bisa dipungkiri memang menurut Norhaini bahwa ekonomi masyarakat saat ini dalam situasi sulit.
"Meski demikian diharapkan untuk tetap mengikuti aturan yang ada, terutama terkait rapid test ini," pesannya.
--page
Misalkan saja nekat menggunakan keterangan rapid test palsu, lanjut Norhaini, dirinya mempercayai bahwa petugas tidak akan dengan mudah dapat dikelabui.
"Jadi untuk masyarakat jangan terpancing apabila ada yang menawarkan bisa membuat surat keterangan rapid test," pesan Politisi Partai Golkar ini.TESTI PRISCILLA









