BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam setiap kegiatan yang dilakukannya, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menyempatkan diri mencuci tangan sebagai salah satu bagian dari disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran covid-19.
Seperti yang dilakukan gubernur sebelum dan sesudah berinteraksi dengan para santri dan pengasuh Ponpes Mambaul Hasan Lidda'Wah yang berlokasi di Jalan Berdikari, RT 06, Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Senin 4 Januari 2021.
Sesaat tiba di Ponpes, gubernur langsung berjalan kearah tempat cuci tangan yang sengaja disediakan pengurus ponpes.
"Ini sebagai bagian dari kedisiplinan diri pribadi untuk melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yaitu 4M mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan," jelasnya.
Untuk itulah karena saat ini tingkat penyebaran covid-19 masih tergolong tinggi, ia menginstruksikan pada seluruh pimpinan kabupaten dan kota seluruh Kalteng agar semakin menggiatkan lagi sosialisasi dan upaya pencegahan penyebaran covid-19.
--page
"Salah satu caranya yaitu menggandeng pengurus RT, sehingga sosialisasi ini bisa semakin efektif diterima masyarakat," jelasnya.
Sambil berseloroh, gubernur mengatakan jika ke depannya jangan sampai masyarakat sempat merasakan terpapar covid-19 seperti yang sempat dialaminya.
"Saya sendiri hampir 2 bulan terkena covid-19. Sehingga terpaksa tidak bis beraktivitas seperti biasa dan berkumpul dengan keluarga. Berkaca dengan pengalaman tersebut, saya selalu menyampaikan pada siapapun yang saya temui bahwa betapa pentingnya berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan covid-19," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









