BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan Dinkes Kalteng, Ayonni Rizal menegaskan 14.680 dosis Vaksin Covid-19 tahap pertama dikhususkan untuk tenaga kesehatan.
“Semuanya (tahap pertama) khusus untuk tenaga kesehatan atau SDM yang ada di layanan kesehatan,” kata Ayonni Rizal, Selasa, 5 Januari 2021.
Dia mengatakan jumlah vaksin pada tahap pertama masih belum bisa mencover seluruh tenaga kesehatan sebagai garda depan penanganan kasus covid-19.
“Untuk tenaga kesehatan dialokasikan 17 ribu lebih. Sedangkan ini baru 14 ribu artinya masih dibutuhkan lagi,” kata Ayonni.
Tenaga kesehatan dirasa perlu vaksinasi awal karena riskan tertular covid-19. Sehingga, diharapkan bisa melayani masyarakat tanpa ada masalah.
--page
“Apalagi banyak tenaga kesehatan dan dokter yang meninggal setelah terinfeksi covid-19 ini,” imbuhnya. (HERMAWAN DP/B-11)









