PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dr Andjar Hari Purnomo mengatakan vaksin tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang sehat atau belum pernah terpapar Covid-19.

Namun vaksinasi tersebut juga tetap diberikan kepada orang yang pernah positif karena tidak ada jaminan orang tersebut tidak terpapar lagi.

"Yang pernah kena covid tetap divaksin. Karena untuk kehati-hatian, karena belum ada jaminan yang pernah kena covid-19 nggak bisa terpapar lagi," katanya, Selasa 5 Januari 2021.

Sebelumnya Kepala Sub Bidang Layanan Medis dan Kedokteran Kepolisian dr. Rery Herman Listyawan punya pendapat lain. Dia mengatakan, orang yang pernah terpapar atau positif Covid-19 dilarang untuk ikut serta divaksinasi.

"Karena pasien yang pernah terpapar covid-19 itu telah muncul antibodi di tubuhnya untuk melawan Covid-19. Jadi orang yang diperbolehkan ikut divaksinasi yakni yang masih murni atau kosong tanpa anti Covid," ujarnya.

--page

Setelah vaksin produksi Sinovac China itu tiba di Kalteng tadi pagi, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin pun mengaku siap untuk divaksin. Apalagi dirinya pernah terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala. (HENDRI/B-6)