BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul optimistis 80 persen masyarakat Bumi Tambun Bungai mau menerima vaksin covid-19.
"Target kita hanya 80 persen bukan 100 persen, jadi optimislah. Yang anti vaksin itu kecil populasinya, hanya saja suaranya nyaring di medsos," kata Suyuti, Rabu, 6 Januari 2021.
Pemprov Kalteng mendapat alokasi sebesar 1,6 juta vaksin dari pemerintah pusat. Dengan alokasi sebesar itu diperkirakan akan mampu mencakup 80 persen dari total penduduk.
"Itu lebih dari cukup karena kebutuhan membentuk kekebalan komunitas masyarakat hanya diperlukan sekitar 70 persen," jelasnya.
Wakil Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng ini juga menjabarkan, mekanisme vaksinasi nantinya akan diserahkan ke masing-masing kabupaten dan kota.
--page
Ketika vaksin itu mulai didistribusikan, secara umum skala prioritas penerima vaksin telah ditentukan. Yakni pertama untuk tenaga kesehatan, TNI-Polri, ASN pelayanan publik, hingga populasi masyarakat berumur 15-59 tahun. (HENDRI/B-11)








