BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara meminta bantuan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam rangka penertiban dan pengamanan aktivitas warga di Jembatan Penyeberangan Muara Teweh – Jingah yang saat ini masih dalam proses pengerjaan akhir.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M Iman Topik mengatakan sehubungan dengan adanya proses pengerjaan akhir pada jembatan Muara Teweh-Jingah, Kecamatan Teweh Baru, pihaknya meminta bantuan kepada Satpol.
“Kita dari Dinas PUPR mohon bantuan untuk penertiban dan pengamanan jembatan. Saat ini tengah dilakukan pengerjaan akhir jembatan berupa pemasangan pagar, pemasangan lampu penerangan jembatan, pengelasan pagar dan pekerjaan lainnya serta tumpukan material alat kerja yang bisa membahayakan,” katanya, Rabu 6 Januari 2020.
Permohonan bantuan penertiban dan pengamanan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah tersebut disampaikan kepada Kepala Satpol PP Barito Utara melalui surat resmi Nomor : 600/01/DPUPR/I2021, Sifat Penting, perihal mohon bantuan penertiban dan pengamanan.
Sementara Kasatpol PP Barito Utara, Aprin S Dahan mengaku siap melaksanakan pengamanan dan penertiban di areal pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah.
--page
“Anggota kita siap dan menunggu perintah dari pimpinan. Hal ini juga untuk kepentingan daerah. Dimana di areal pembangunan jembatan penyeberangan tersebut masih dilakukan pekerjaan penyelesaian akhir serta masih ada tumpukan material alat kerja,” katanya.
Sebelumnya Dinas PUPR Barito Utara melakukan pemortalan dengan memasang pipa besi di pintu masuk jembatan baik di pintu masuk Muara Teweh maupun di pintu masuk di Jingah, namun oleh oknum warga, portal yang dipasang tersebut dirusak agar bisa dilalui kendaraan roda dua. (RAMADHANI/B-6)









