MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh -  Anggota DPRD Barito Utara, H Asran menyebut, hingga kini masih banyak aset daerah yang bermasalah dan tidak terawat, baik berupa lahan maupun bangunan.

Itu ia sampaikan saat dikonfirmasi pada Minggu, 10 Januari 2021 di Muara Teweh. Menurutnya, pemerintah daerah harus dapat mengatasi permasalahan aset-aset daerah yang masih bermasalah karena dengan asset yang bermasalah, tentunya pembangunan akan terganggu.

Dia mencontohkan, perumahan dinas di Jalan Wira Praja serta tanah pemerintah daerah tidak terawat. Kemudian tanah Jalan Bangau, tanah dekat Jembatan Hasan Basri juga tidak terawat.

Parahnya lagi, aset daerah berdiri di tanah bermasalah seperti sekolah dan puskesmas di Kecamatan Gunung Purei dan Kecamatan Teweh Timur.

Pada mulanya memang ada hibah tapi tidak ada hitam putih nya dari warga untuk pembangunan sekolah dan puskesmas namun setelah warga tersebut meninggal dunia, ahli waris menuntut sehingga terjadi sengketa.

--page

"Kita ingin masalah aset ini segera clear and clean agar tidak ada masalah di kemudian hari," kata Ketua Komisi II DPRD Barito Utara ini.

Dirinya menyayangkan kenapa masalah ini berlarut larut dari tahun ke tahun. “Dan ada kendala apa karena sebagai mantan asisten III di pemerintahan saya tahu persis mana aset yang bermasalah," pungkas politisi dari Partai Golongan Karya itu. (RAMADHANI/B-7)