BORNEONEWS, Sampit - Sejak November 2020 hingga saat ini, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dilanda musim hujan. Berdasarkan perkiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Hasan Sampit, cuaca tersebut terjadi hingga April 2020.
"Di Kotim pada Januari hingga April 2021 masih musim hujan. Bulan ini, intensitas hujan sedang hingga lebat," ujar Prakirawan BMKG Bandara H Hasan Sampit Suci Priatin Ningsih, Senin, 11 Januari 2021.
Selain musim hujan, beberapa wilayah juga rawan terjadinya angin kencang. Terutama yang berada di wilayah Selatan Kotim. Sehingga, masyarakat diimbau harus waspada. Jangan berteduh di bawah pohon jika terjadi hujan. Karena dikhawatirkan angin kencang hingga membuat pohon roboh.
Pihaknya juga meminta warga, agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode puncak musim hujan ini. Apalagi di Kalimantan Tengah, salah satu daerah yang berpotensi terjadinya cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat/petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan.
--page
"Sebagai upaya mitigasi, BMKG juga menyampaikan informasi potensi banjir kategori menengah hingga tinggi untuk 10 hari kedepan. Agar menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi masyarakat terhadap potensi bencana banjir, longsor, dan banjir bandang," terang Suci. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









