PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jasa Raharja Cabang Kalteng menyerahkan santunan korban kecelakaan lalu lintas sebesar Rp18,594 miliar selama 2020. Santunan tersebut diberikan kepada yang berhak menerima tersebar di kabupaten dan kota. 

"(Jumlah santunan) turun 9 persen dibanding tahun sebelumnya Rp20,435 miliar," kata Kepala Cabang Jasa Raharja Kalteng, M Iqbal Hasanuddin kepada wartawan, Senin, 11 Januari 2021. 

Terkait era revolusi industri 4.0, Iqbal menyebut menjadi peluang untuk melakukan transformasi pelayanan berupa digitalisasi transaksi keuangan atau cashless payment. "Jasa Raharja telah menyerahkan santunan dengan sistem cashless. Jadi, santunan langsung ditransfer ke rekening korban atau ahli waris, bekerja sama dengan bank pemerintah," ungkapnya.

Di bidang pelayanan, ia juga menyebut bahwa pihaknya telah memiliki tolok ukur analisa dan evaluasi kecepatan pelayanan, seperti kecepatan penyelesaian terkait korban meninggal dunia. Yakni hanya dengan 1,5 hari, santunan sudah dapat dibayarkan ke ahli waris korban. Dalam hal ini, pihaknya juga menggunakan survei pasca bayar online dengan tujuan mengurangi kontak fisik, terlebih saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Selain transformasi pelayanan, pihaknya juga melakukan transformasi digital di bidang pendapatan. Iqbal mengatakan, adanya ekspektasi masyarakat yang tinggi dan tuntutan pelayanan yang bersifat cepat, sederhana, bebas pungutan, dekat dan mudah mendorong Jasa Raharja bersama tim pembina Samsat bersinergi melakukan transformasi pelayanan melalui Samsat Online Nasional.

--page

"Samsat online nasional tujuannya memberikan kemudahan kepada masyarakat yang mencerminkan pola good government service dengan cara, mengimplementasikan inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) dan sumbangan wajib sana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) yang mengedepankan fungsi keamanan, integrasi dan otomatisasi," bebernya.

Inovasi selanjutnya adalah aplikasi JRku yang dapat diunduh di google play store. Aplikasi itu disebut bermanfaat bagi masyarakat karena dapat mengajukan santunan secara online dan keperluan lainnya. 

"Selain inovasi berbasis teknologi, kami juga menyalurkan dana bina lingkungan. Sepanjang 2020, telah menyalurkan berbagai bantuan bina lingkungan. Seperti bantuan sarana ibadah, pendidikan, pelatihan, prasarna umum, pelestarian alam, peningkatan kesehatan, bakti sosial dan bantuan bencana alam maupun non bencana alam," demikian Iqbal menyampaikan. (BUDI/B-7)