SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana mendorong pemerintah kabupaten menggalakkan sektor peternakan di Kotim. 

Pasalnya, saat ini, peternak lokal masih belum mampu memenuhi permintaan masyarakat di pasaran, baik itu kebutuhan ayam potong hingga sapi

Ia mengatakan, selama ini Kotim selalu memasok ayam potong dari luar daerah seperti Banjarmasin. Sehingga membuat harga ayam potong tergolong tinggi di pasaran.

"Padahal pemerintah bisa membantu masyarakat dalam usaha peternakan ini. Misalnya dalam pengadaan tahun 2021 pemerintah bisa mengadakan 20 ribu bibit ayam. Berikan ke kelompok masyarakat untuk di kelola," katanya, Rabu, 13 Januari 2021.

Syahbana melanjutkan, tidak hanya memberikan bibit ayam namun juga pemerintah harus membantu memfasilitasi agar peternakan berjalan lancar. Langkah ini menurutnya termasuk dalam rangka peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

--page

"Karena otomatis masyarakat akan ada pekerjaan dan peluang usaha semakin terbuka. Bahkan harga ayam di pasaran tidak akan semahal sekarang ini," tukasnya.

Apalagi, daging ayam termasuk komoditi unggulan dan banyak diminati masyarakat. Sehingga usaha peternakan termasuk salah satu usaha yang menjanjikan.

Selain ayam potong, Syahbana juga mendorong agar pemerintah menggalakkan peternakan sapi. Sehingga tidak seperti sekarang ini selalu ketergantungan dengan luar daerah.

"Saya yakin jika peternak lokal kita diberdayakan harga sapi pasti akan murah dan tidak semahal sekarang ini," tutupnya. (NACO/B-7)