PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS Palangka Raya - Pada tahun 2020 lalu pembangunan infrastruktur yang ada diwilayah Kalteng telah mengalami perlambatan.

Hal itu dikarenakan banyaknya dana yang dialihkan oleh pemerintah untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi Nasional akibat dampak buruk dari pandemi Covid-19 yang terjadi.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mengatakan pada tahun 2021 ini Pemprov akan kembali memfokuskan pembangunan pada bidang infrastruktur yakni dengan menargetkan pembangunan badan jalan di wilayah yang belum bisa diakses melalui jalur darat.

"Yang paling penting adalah pembangunan badan jalan, hal ini bertujuan untuk membuka daerah terisolir. Dengan demikian akses transportasi jalur darat bisa masuk ke daerah tersebut," tuturnya. Jumat, 15 Januari 2021.

Dia menerangkan, pandemi yang berkepanjangan sangat berdampak kepada keuangan pemerintah sebab banyaknya anggaran yang dialihkan sehingga mengakibatkan pembangunan menjadi terlambat.

--page


Dijelaskannya, bahwa pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun ini yaitu melanjutkan pembangunan yang sempat tehambat atau belum selesai pada tahun 2020 lalu.

"Insya allah, kita akan fokuskan kembali dalam hal pembangunan infrastruktur tahun ini, selain itu untuk rumah ibadah serta pembangunan di bidang sumber daya air akan menjadi perhatian kita juga," imbuhnya. (DONNY D/B-5)