PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kalteng Nuryakin mengatakan selama tahun 2020 anggaran bencana Covid-19 hanya terserap 50 persen.

“Kalteng mengalokasikan anggaran Rp500 miliar. Namun yang terserap hanya 50 persen saja atau Rp250 miliar,” ucap Nuryakin, Sabtu, 16 Januari 2021.

Ia menjelaskan berdasarkan aturan  sisa anggaran itu dikembalikan lagi ke kas daerah dan sudah dilakukan pengembalian pada akhir tahun lalu.

Nuryakin mengakui melalui upaya yang sudah dilakukan pemerintah provinsi tidak bisa optimal menyerap seluruh dana yang sudah disediakan.

Selain itu pemerintah pusat adanya menginstruksikan adanya refocusing atau pemfokusan ulang anggaran dan realokasi kegiatan.

--page

Terutama pemfokusan ulang anggaran untuk penanggulangan dan peminimalisiran dampak pandemi Covid-19 di semua sektor.

“Memang sudah merupakan instruksi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk penganggulangan covid-19,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5)