BORNEONEWS, Palangka Raya – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus, dr Yayu Indriaty mengatakan, jatah dosis sekali suntik Sinovac adalah 0.5 Centimeter Kubik (cc).
“Satu orang mendapat satu vial, satu vial itu isinya 0.5 cc atau 0.5 mililiter kandungan vaksin,” terang dr Yayu Indriaty, Sabtu, 16 Januari 2021.
Namun karena disuntikan sebanyak dua kali dalam selang waktu 14 hari maka total dosis yang disuntikan nantinya sebanyak 1 cc.
Sedangkan dalam prosesnya, Ia menjelaskan sebanyak 0.5 cc vaksin tersebut diambil menggunakan jarum suntik yang paketnya juga diberikan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
“Kemudian vaksin tersebut di suntikan di bagian lengan kiri atas Kenapa lengan kiri karena prosedurnya memang harus lengan kiri atas,” tambah dia.
--page
Namun, Yayu mengingatkan setiap penyuntikan vaksin haris melewati fase screening atau penyaringan yang cukup ketat baik pengecekan kesehatan maupun riwayat penyakit.
“Syarat yang banyak menjadi kendala biasanya tensinya masih tinggi. Jadi perlu diistirahatkan dulu dan baru disuntik nanti,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-7)









