PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Saat ini, Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sedang melakukan penjaringan 10 orang tokoh esensial untuk menjadi yang pertama mendapatkan vaksinasi Sinovac. Rencananya, proses vaksinasi akan digelar pada Februari 2021.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kobar Rodi Iskandar, Selasa, 19 Januari 2021 membeberkan terkait siapa saja tokoh yang menjadi orang pertama divaksin tersebut.

"Bisa pejabat publik dan tokoh masyarakat yang harus masuk dalam kriteria lolos screaning untuk diberikan vaksin. Saat ini sedang didisiapkan proses pengusulan. Di antara mereka ada pejabat publik, tokoh agama dan profesional," jelas Rodi Iskandar.

Sebelumnya, Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachruddin mengatakan bahwa orang yang akan disuntik vaksin harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi 'Peduli Lindungi'. 

"Kemudian untuk bisa lanjut ke pos dua dilakukan skrining dan anamnase oleh tenaga medis yang sudah mengikuti pelatihan. Di pos ini calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta atau comorbid," jelas Fachruddin.

--page

Fachruddin menjelaskan, pada pos dua ini akan diberikan pertanyaan tentang ada tidaknya penyakit bawaan. 

"Jika calon penerima vaksin tidak memenuhi persyaratan, maka dia tidak boleh menerima vaksin. Bila lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga," jelas Fachruddin.

Fachruddin mengatakan, usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. 

"Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI," tutur Fachruddin. (WAHYU KRIDA/B-7)