SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini jumlah koperasi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai 325. Namun dari jumlah tersebut 22% di antaranya tidak aktif.

"Masih ada sekitar 22% koperasi di Kotim yang tidak aktif," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Kamis, 21 Januari 2021.

Koperasi yang belum aktif tersebut diantaranya adalah koperasi nelayan dan juga simpan pinjam. Hal itu terjadi karena berbagai kendala yang harus dihadapi para pengurus dan anggota.

Di antaranya adalah terkait pendanaan, dan yang paling banyak adalah keharmonisan antara pengurus dan anggota. Hal itu membuat tidak adanya kesepahaman, hingga membuat jalan di tempat.

"Keharmonisan antara pengurus dan anggota, yang menjadi koperasi tersebut jalan di tempat," kata Supian.

--page

Ia pun berharap agar koperasi yang tidak aktif tersebut, kembali diberikan pembinaan oleh dinas terkait. Berikan solusi, dan jalan keluarnya. Sehinhha koperasi bisa kembali berjalan nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)