BORNEONEWS, Sampit - Mulai pekan ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mulai menggelar kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) ditingkat kecamatan.
Musrenbang ini sendiri guna menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur, tahun 2022 mendatang.
Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Dadang H Syamsu menyebutkan kegiatan musrenbang ini hendaknya jangan sekadar sebagai kegiatan tahunan saja tanpa ada implementasi yang positif kepada pembangunan.
“Saya harap musrenbang yang dilaksanakan ini tidak hanya sebatas kegiatan tahunan saja, yang sudah kehilangan makna dan marwah sebagai corong aspirasi masyarakat untuk ikut menuangkan keinginan untuk pembangunan dalam daerah ini,”kata Dadang, Senin, 25 Januari 2021.
Dadang menegaskan akan hadir bersama anggota DPRD lainnya yang sama-sama berasal dari daerah pemilihan Kecamatan Baamang dan Seranau.
--page
Musrenbang secara berjenjang menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Masyarakat berharap banyak agar usulan yang mereka sampaikan, ditampung dan direalisasikan oleh pemerintah kabupaten.
Untuk itu kata dia DPRD berharap semua usulan masyarakat di setiap tingkatan, ditampung dan disampaikan saat musrenbang di tingkatan yang lebih tinggi.
“Jangan sampai hasil dari kegiatan musrenbang ini nanti hanya jadi bungkus kacang tidak dijadikan acuan dan kerangka dalam menyusun program pembangunan," ucapnya.
Karena kata dia musrenbang inilah pada dasarnya marwah dari perencanaan pembangunan. Karena masyarakat sebagai objek pembangunan itu akan menikmati dan merasakan dampak dari program itu sendiri.
DPRD berharap semua usulan masyarakat dibahas bersama sehingga ada solusi dan kepastian. Jika belum bisa diakomodir tahun ini, maka ada kepastian untuk dialokasikan pada tahun depan. (NACO/B-5)









