PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai kurang maksimalnya serapan anggaran Kalteng pada 2020 karena dampak Covid-19.

“Penyerapan anggaran yang masih dibawah pagu anggaran diakibatkan adanya pandemi covid-19 yang berakibat adanya penyesuaian prioritas belanda dan kegiatan pada Satuan Kerja,” kata Kepala Ditjen Perbendaharaan Kalteng, Ratih Hapsari Kusumawardani melalui Kepala KPPN Palangka Raya, Muhtar Salim, Selasa, 26 januari 2021.

Sehingga secara umum capaian output strategis di Kalteg pada 2020 ini terealisasi di bawah target output yang telah ditetapkan. 

Muhtar mengakui dari sisi penyerapan anggaran Kalteng masih dibawah pagu anggaran yang sudah ditetapkan sebelmnya. 

Capaian output pembangunan dan preservasi jalan pada 2020 juga masih sangat rendah 66 persen dibanding dengan target yang ditetapkan meski cukup tinggi tingkat realisasi anggarannya. 

--page

“Penggunaan dana APBN untuk penanganan Covid-19 di Kalteng pada 2020 dialokasikan pada 33 K/L dan 232 satuan kerja dengan total alokasi Rp 127,98 Miliar dan realisasi Rp 81,73miliar atau 63,86 persen,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)