BORNEONEWS, Buntok - Dinas Pendidikan (Disdik) Barito Selatan meminta kepada kepala sekolah dan kepala desa untuk mendata anak-anak putus sekolah.
“Kita meminta data anak putus sekolah by name by address,” kata Kepala Disdik Barsel, Sua’ib kepada Borneonews, Rabu, 27 Januari 2021.
Ia mengatakan, hal ini merupakan salah satu upaya mewujudkan program pada tahun 2022, yakni tidak ada lagi anak putus sekolah di kabupaten ini.
Pihaknya juga meminta data seputar alasan anak putus sekolah. Baik berupa faktor ekonomi atau lainnya. Ada juga bantuan untuk pendataan tersebut.
Menurutnya pendataan terhadap anak tidak sekolah maupun yang putus sekolah ini sangat penting dilakukan untuk pelaksanaan program pengentasannya.
"Sedangkan bagi anak yang putus sekolah pada sekolah dasar akan diarahkan ke Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) untuk mengikuti paket A," jelas Su'aib.
--page
Dia menambahkan, anak yang tidak sekolah maupun putus sekolah ini merupakan kasus luar biasa. Dan ini harus menjadi perhatian serius. (URIUTU DJAPER/B-11)









