BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengharapakan fasilitas guru yang ada di daerah terpencil bisa mendapat perhatian dari pemerintah Provinsi maupun Kabupaten.
Pasalnya, sekarang ini sapras bagi guru yang ada di daerah terpencil sangat minim dan memerlukan perhatian, hal ini juga yang mengakibatkan banyaknya guru di daerah pelosok tidak betah.
"Jika saprasnya bagus dan tepenuhi, maka guru-guru yang ada di daerah terpencil atau pelosok bisa betah, karena mereka merasa nyaman, namun jika tidak diperhatikan wajar saja mereka merasa jenuh dan tidak betah berlama-lama di daerah tersebut," tutur Duwel Rawing, Kamis, 28 Januari 2021.
Dia mengatakan, sapras merupakan hal utama yang ahrus diperhatikan pemerintah, upaya ini dilakukan agar mengurangi angka perpindahan guru yang mengajar di daerah terpencil.
Diungkapkannya juga, jika saat ini ada beberapa daerah terpencil yang belum memiliki tempat bagi guru, bahkan ada yang belum teraliri listrik dan terhubung dengan jalur komunikasi seluler.
--page
Sehingga, hal ini juga menjadi masalah tersendiri dalam dunia pendidikan, akibatnya banyak guru yang menginginkan pindah ke Kota karena lebih memilih dekat dengan tempat tinggalnya atau dekat dengan listrik serta jaringan seluler.
"Dari gaji dan tunjangan mungkin terpenuhi, akan tetapi jika guru tidak ada tempat tinggalnya percuma saja, jadi ini yang perlu menjadi perhatian dari pemerintah," pungkasnya. (DONNY D/B-5)








