SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur M. Kurniawan Anwar menegaskan peningkatan Bandara H Asan Sampit membutuhkan lahan sekitar 5 hektare.

Landasan pacu yang dimiliki saat ini yaitu panjang 2.040 meter dan lebar 30 meter. Agar bandara ini bisa didarati pesawat berbadan lebar, setidaknya membutuhkan landasan pacu dengan panjang 2.400 meter dan lebar 45 meter.

Untuk mewujudkan itu, Bandara Haji Asan Sampit membutuhkan tambahan sekitar lima hektare lahan di sebelah barat bandara untuk tambahan panjang landasan pacu. 

"Pemerintah bisa membantu ini agar pengembangan bandara ini bisa lebih cepat," ucapnya, Kamis, 28 Januari 2021.

Menurutnya, perpanjangan dan pelebaran landasan pacu itu jika terwujud, maka Bandara H. Asan Sampit bisa didarati pesawat besar jenis A320 berkapasitas 150 sampai 180 penumpang dan Boeing 737-800 berkapasitas 189 penumpang.

--page

Kurniawan mengatakan, DPRD siap untuk mendukung percepatan pengembangan bandara. Dalam waktu dekat Komisi IV akan mengadakan rapat dengan pihak-pihak terkait untuk membahas ini, khususnya terkait pembebasan lahan untuk perpanjangan landasan pacu.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini sangat mengapresiasi respons positif pemerintah kabupaten terkait rencana pengembangan itu. 

"Kita apresiasi juga keinginan pemerintah kabupaten memperbesar arah bandara, bahkan akan memindah area penumpang ke sebelah utara," tandasnya. (NACO/B-5)