TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur, Kariato, memastikan stok bahan kebutuhan pokok aman pasca bencana banjir di Kalsel.

"Kami sampaikan pedagang tidak usah menimbun. Dan masyarakat tidak usah panik serta memborong komoditi tertentu," kata Kariato di Tamiang Layang, Kamis, 28 Januari 2021.

Dia mengungkapkan, saat ini beberapa barang mengalami kenaikan harga. Sehingga, penimbunan barang dapat memicu lonjakan harga yang lebih tinggi dan menyebabkan kepanikan di masyarakat.

Kariato menambahkan, bahan bakar minyak atau BBM sempat mengalami kelangkaan pada tanggal 20 dan 21 Januari 2021 akibat distribusi yang terhambat oleh putusnya Jembatan Matraman di Kabupaten Banjar, Kalsel.

"Sampai kemarin saat kami  pantau di SPBU Ampah dan Tamiang layang, masih tersedia cukup untuk jenis pertamax dan pertalite tapi bensin (premium) masih terbatas," jelasnya lagi.

Kariato kembali menegaskan agar pedagang BBM eceran mengambil untung yang wajar saat menjual serta tidak memanfaatkan kondisi kelangkaan BBM untuk meraup untung yang banyak.

Berikut pantauan Borneonews harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Tamiang Layang dan Pasar Ampah, daging ayam ras berkisar di harga Rp 35.000 per kilogram, ayam kampung Rp 80.000 per kilogram, daging sapi Rp 135.000 per kilogram, ikan mas Rp 35.000 per kilogram, ikan nila Rp 40.000 per kilogram, ikan patin Rp 25.000 per kilogram, ikan baung Rp 60.000 per kilogram.

--page

Telur ayam ras Rp 60.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp 2.500 per butir, telur itik Rp 2.500 per butir, telur puyuh Rp 300 per butir, bawang putih Rp 27.000 per kilogram, bawang merah Rp 30.000 per kilogram, cabai keriting Rp 80.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp 100.000. Minyak goreng bermerek berkisar Rp 15.000 per liter, gula pasir Rp 14.000 per kilogram.

Sedangkan sayur-sayuran, tomat Rp 14.000 per kilogram, kol Rp 24.000 per kilogram, wortel dan kentang Rp 27.000 per kilogram, kacang panjang, terong ungu dan gambas Rp 12.000 per kilogram. (BOLE MALO/B-11)