NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bagi traveler yang suka wisata uji adrenalin, ada satu wahana di Kabupaten Lamandau yang bisa dikunjungi. Yakni Flying Fox d iatas derasnya air sungai dengan media seling di Desa Lopus, Kecamatan Delang.

Lokasinya sekira 15 menit dari Kudangan, Ibu Kota Kecamatan Delang. Wahana ini sengaja dibangun Pemkab Kabupaten Lamandau sebagai pendukung di salah satu desa tujuan wisata.

Meski masa pandemi, pemkab terus berupaya untuk memajukan destinasi wisata yang kini telah menjadi kebutuhan dan gaya hidup. Karenanya, wahana flying fox pun dibangun di Desa Lopus Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau untuk memanjakan para traveler, tentunya dengan tetap mengedepankan sensasi alam terbuka yang masih perawan.

Flying fox sepanjang 80 meter itu membentang di atas Sungai Delang, Desa Lopus Kecamatan Delang. Tak kurang dari 13 detik, penikmatnya merasakan sensasi berseluncur di atas sungai tersebut. Wahana tersebut memiliki ketinggian hampir 10 meter di atas permukaan air sungai. Sedangkan tempat pemberhentiannya, memiliki ketinggian 7 meter dari sungai.

Karena tergolong wahana extrem, jenis permainan ini dipandu langsung instruktur dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarsis) Desa Lopus di bawah binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau yang telah dilatih. Setiap orang yang ingin mencoba wahana inipun wajib mengikuti petunjuk dari instruktur tersebut. 

Bahkan, Bupati Lamandau, Hendra Lesmana serta Sekda Lamandau Muhamad Irwansyah langsung merasakan sensasi berseluncur flying fox tersebut hingga berulang kali.

Hendra Lesmana mengatakan, Delang ini memiliki keberkahan tersendiri. Selain alam dan budaya yang terpelihara, Delang dilintasi Jalan Trans Kalimantan Kalteng - Kalbar. Artinya, para wisatawan dimudahkan dengan akses transportasi yang memadai menuju destinasi wisata ini. 

"Kita juga berharap agar para pemangku kebijakan di desa bisa lebih mengali potensi yang ada di desanya masing-masing, sehingga bisa didorong pembangunannya dengan menggunakan dana desa, jadi bisa lebih bermanfaat untuk memajukan desanya," kata dia. 

Jika dikelola dengan baik, sektor wisata ini bisa menjadi pemasukan yang besar bagi daerah. Apalagi, Lamandau memiliki keindahan alam dan budaya yang khas, tidak dimiliki wilayah lain. 

"Tentu kami dari pemerintah daerah perlu bantuan dari semua pihak termasuk desa dan masyarakat untuk mengembangkan sektor pariwisata ini," pintanya. (HENDI NURFALAH/B-11)