PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah mengadakan silaturahmi dan audiensi bersama Asosiasi Pemusik Dangdut Kobar untuk membahas nasib para seniman yang tidak aktivitas selama pandemi Covid-19.

Kegiatan yang berlangsung di aula Polres Kobar juga diikuti Wakapolres Kompol Boni Ariefianto beserta pejabat utama, Sabtu 30 Januari 2021.

Pihaknya menerima kunjungan dari Asosiasi Musik Dangdut Kobar ini pada intinya mereka ingin bersilaturahmi dengan pihak Polres, karena memang selama ini belum sempat ketemu.

"Mereka sempat menyampaikan keluh kesahnya, lantaran kegiatan yang sementara belum diperbolehkan," katanya.

Devy menyampaikan dampak pandemi ini tidak hanya dirasakan oleh para pemusik dangdut, namun juga semua sektor terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu upaya saat ini adalah dengan disiplin prokes, agar pandemi ini segera berakhir.

--page

Devy mengimbau masyarakat Kobar untuk tetap disiplin dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mudah - mudahan pandemi ini segera berakhir dan semuanya bisa kembali seperti semula kembali.

Sementara itu, Dedi salah satu pemusik yang ikut dalam audiensi menyampaikan bahwa silaturahmi ini ialah untuk berdiskusi dan memohon saran, terhadap nasib pemusik yang tidak bisa operasional selama pandemi.

"Kita ingin mendapat solusi bagaimana caranya kami bisa jalan (tetap menerima job ngisi acara dangdut) dan mengikuti protokol kesehatan. Soalnya kita tidak punya penghasilan lain kalau diberhentikan. Bahkan sudah mencoba beberapa usaha namun masih gagal, tak hanya itu, setiap ada bantuan sosial pun kami terlewatkan," pungkasnya. (DANANG/B-6)