PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan refocusing atau pemfokusan ulang anggaran Covid-19 tidak terlalu berpengaruh terhadap anggaran gizi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kalteng, Fery Iriawan menegaskan hal itu dilakukan karena penanganan gizi salah satu prioritas di Bumi Tambun Bungai,

“Refocusing ke covid-19 memang iya. Tapi kami juga memiliki skala skala prioritas lainnya. Program gizi dan stunting salah satunya,” ungkapnya, Sabtu 30 Januari 2021.

Dia mengatakan masalah gizi menjadi masalah utama, jika berbicara stunting Kalteng masuk provinsi nomor 4 tertinggi kasusnya secara nasional.

Untuk itu walau sebagian besar ke Covid-19 tetapi pelayanan langsung untuk masyarakat, dan pelayanan dasar tetap tidak direfocusing. 

--page

“Pemenuhan makanan tambahan misalnya tetap kami laksanakan, pelayanan pelayanan kegiatan gizi juga tetap kami laksanakan,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/B-6)