BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengakui saat ini harga hasil panen masyarakat belum bisa stabil.
Kepala Dinas TPHP Kalteng Sunarti mengatakan salah satu yang paling mencolok adalah komoditas buah buahan musiman yang harganya langsung anjlok saat hasil panen mulai banyak.
"Kita lihat selama di Palangka Raya ini saat belum musim harga setinggi langit begitu musim gak ada harganya, dibeli sangat murah," ungkap Sunarti, Minggu 31 Januari 2021.
Ia menilai kebiasaan di masyarakat adalah saat melihat ada tanaman budidaya yang bagus maka langsung menanam, bahkan sebagian menanam dengan bidang yang luas karena memiliki kebun yang luas.
"Jambu kristal juga mungkin sebentar lagi tidak ada harganya di Palangka Raya karena semua berbondong-bondong menanamnya," tutur Sunarti.
--page
Bahkan, lanjut dia, buah Matoa yang merupakan buah khas Papua sudah mulai ada menanamnya di Kalteng, dan bahkan sudah ada yang berbuah. (HERMAWAN/B-5)









